Edukasi dan Pemberdayaan Kelompok Petani Subang melalui Inovasi Pupuk Kalsium dari Limbah Rumah Tangga dan UMKM
DOI:
https://doi.org/10.58818/jpm.v4i1.130Keywords:
Pupuk Kalsium, Kulit Telur, Pengabdian Masyarakat, Petani Subang, Inovasi LimbahAbstract
Kabupaten Subang memiliki potensi besar dalam sektor pertanian, namun petani lokal masih menghadapi kendala biaya produksi akibat mahalnya pupuk kimia. Kegiatan pengabdian ini bermitra dengan Kelompok Tani Rumah Petani Nelayan Nusantara (RPNN) di Kelurahan Cigadung, Subang, untuk memberikan solusi inovatif melalui pemanfaatan limbah kulit telur sebagai bahan dasar pupuk kalsium. Limbah ini banyak dihasilkan oleh rumah tangga dan UMKM kuliner, namun belum dimanfaatkan secara optimal, padahal mengandung lebih dari 90% CaCO₃ yang bermanfaat bagi tanah. Program dilaksanakan selama dua hari dalam lima tahapan: sosialisasi, pelatihan (seminar dan praktik), penerapan teknologi sederhana, pendampingan dan evaluasi, serta perencanaan keberlanjutan. Delapan peserta mengikuti pelatihan dan menunjukkan peningkatan pengetahuan tentang pupuk kalsium, perbedaan pupuk organik dan anorganik, serta potensi limbah lokal. 87,5% peserta menyatakan tertarik mengaplikasikan pupuk ini, dan seluruhnya percaya dapat menekan biaya produksi. Edukasi berbasis praktik terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan motivasi petani terhadap inovasi berbasis limbah.
Downloads
References
Badan Pusat Statistik. (2023). Harga eceran beberapa jenis pupuk di Indonesia 2021–2023. Jakarta: Badan Pusat Statistik. Retrieved May 29, 2025, from https://www.bps.go.id
Kurniawan, H., Fadilah, I., & Ardiansyah, R. (2020). Peningkatan pengetahuan petani tentang teknologi pupuk organik berbasis limbah rumah tangga. Jurnal Pengabdian Masyarakat Pertanian, 5(1), 42–49. https://doi.org/10.24198/jpmp.v5i1.27500
Lestari, D., & Widodo, W. (2020). Pemanfaatan limbah kulit telur sebagai sumber kalsium pada tanaman. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat: Indonesian Journal of Community Engagement, 6(1), 45–52.
Nasution, T., & Yanti, R. (2022). Pelatihan teknologi tepat guna sebagai strategi inovatif dalam pemberdayaan masyarakat tani. Jurnal Pemberdayaan dan Kemandirian Masyarakat, 5(1), 50–58. https://doi.org/10.26418/jpkm.v5i1.54321
Sari, D. R., & Nugraha, A. (2022). Pelatihan pembuatan pupuk organik cair berbasis kebutuhan petani lokal. Jurnal Pemberdayaan dan Inovasi Masyarakat, 4(1), 55–64. https://doi.org/10.31004/jpim.v4i1.308
Suthar, S., & Singh, P. (2018). Household waste eggshell as cost-effective and eco-friendly bioresource for calcium supplementation in agriculture. Ecological Engineering, 118, 1–6. https://doi.org/10.1016/j.ecoleng.2018.04.014
Sutanto, A., Pratiwi, D., & Nugroho, H. (2021). Edukasi pemanfaatan limbah organik rumah tangga sebagai pupuk kompos dalam meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(2), 230–238. https://doi.org/10.15294/jcce.v7i2.46379
Wibowo, R., & Sudrajat, A. (2021). Edukasi pengolahan limbah dapur menjadi pupuk organik untuk pertanian keluarga. Jurnal Abdimas Madani, 3(2), 135–142. https://doi.org/10.33772/jam.v3i2.11479
Wibowo, S., Astuti, N. P., & Nugraha, R. (2020). Pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan limbah organik melalui teknologi kompos. Jurnal Abdimas UGM, 2(3), 115–122. https://doi.org/10.22146/jpkm.54077
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Permono Adi Putro, Sri Maria Ulfha, Ranggi Radiyanti, Tedi Sumardi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










